Pendahuluan
Pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar (SD) merupakan fondasi penting bagi perkembangan akademis anak. Memasuki Kelas 4, siswa dihadapkan pada berbagai tema dan subtema yang semakin kompleks dan menarik. Tema 3, yang umumnya bertajuk "Peduli Terhadap Makhluk Hidup," dan subtema 2, yang biasanya berfokus pada "Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkunganku," menyajikan materi yang kaya akan informasi dan nilai-nilai penting. Untuk memastikan pemahaman siswa terhadap materi ini, ulangan harian menjadi salah satu alat evaluasi yang efektif.
Artikel ini akan menyajikan kumpulan contoh soal ulangan harian yang dirancang khusus untuk Tema 3 Subtema 2 Kelas 4 SD. Kami tidak hanya akan memberikan soal-soal yang variatif, tetapi juga menyertakan pembahasan mendalam untuk setiap soal. Tujuannya adalah agar guru dapat menggunakan ini sebagai referensi dalam menyusun soal ulangan, dan orang tua serta siswa dapat memanfaatkannya untuk berlatih dan memperdalam pemahaman.

Tujuan Pembelajaran Tema 3 Subtema 2 Kelas 4 SD
Sebelum melangkah ke contoh soal, penting untuk memahami tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada subtema ini. Umumnya, siswa diharapkan mampu:
- Mengidentifikasi keragaman makhluk hidup di lingkungan sekitar, baik hewan maupun tumbuhan.
- Menjelaskan ciri-ciri fisik dan habitat dari berbagai makhluk hidup.
- Memahami pentingnya pelestarian dan menjaga keseimbangan ekosistem.
- Mengetahui peran manusia dalam menjaga kelangsungan hidup makhluk lain.
- Mengembangkan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan makhluk hidup.
- Menjelaskan hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya (misalnya, rantai makanan sederhana).
Dengan memahami tujuan ini, kita dapat merancang soal-soal yang secara efektif menguji pencapaian kompetensi tersebut.
Jenis-Jenis Soal yang Relevan
Dalam ulangan harian, variasi jenis soal sangat penting untuk mengukur berbagai aspek pemahaman siswa. Untuk Tema 3 Subtema 2 Kelas 4 SD, beberapa jenis soal yang dapat digunakan antara lain:
- Pilihan Ganda: Menguji kemampuan siswa dalam memilih jawaban yang paling tepat dari beberapa opsi.
- Isian Singkat: Menguji kemampuan siswa dalam mengingat dan menuliskan informasi spesifik.
- Menjodohkan: Menguji kemampuan siswa dalam menghubungkan konsep atau informasi yang berkaitan.
- Uraian Singkat/Jawaban Pendek: Menguji kemampuan siswa dalam menjelaskan konsep dengan kata-kata sendiri dan memberikan alasan.
- Studi Kasus Sederhana: Memberikan skenario singkat untuk dianalisis dan dijawab berdasarkan materi.
Mari kita mulai dengan contoh soalnya.
KUMPULAN CONTOH SOAL ULANGAN HARIAN TEMA 3 SUBTEMA 2 KELAS 4 SD
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d!
-
Salah satu hewan yang sering kita temui di sawah dan membantu petani adalah…
a. Burung hantu
b. Kucing
c. Cacing tanah
d. Ikan lelePembahasan:
Soal ini menguji pemahaman siswa tentang hewan yang memiliki peran penting dalam ekosistem pertanian. Cacing tanah berperan mengolah tanah menjadi lebih subur, yang sangat membantu pertumbuhan padi. Burung hantu bermanfaat mengendalikan populasi tikus, kucing sering menjadi sahabat petani untuk menangkap tikus, namun cacing tanah memiliki peran langsung dalam kesuburan tanah sawah secara umum. Ikan lele umumnya hidup di perairan. Jawaban yang paling tepat dan langsung terkait dengan sawah adalah cacing tanah. -
Tumbuhan yang memiliki akar serabut dan batang yang lunak serta biasanya tumbuh di tepi sungai adalah contoh dari…
a. Tumbuhan xerofit
b. Tumbuhan hidrofit
c. Tumbuhan higrofit
d. Tumbuhan epifitPembahasan:
Soal ini menguji kemampuan siswa dalam mengklasifikasikan tumbuhan berdasarkan habitatnya.- Xerofit: Tumbuhan yang hidup di daerah kering (misalnya kaktus).
- Hidrofit: Tumbuhan yang hidup di air (misalnya teratai, eceng gondok).
- Higrofit: Tumbuhan yang hidup di tempat lembap, tetapi tidak tergenang air (misalnya tumbuhan paku-pakuan di hutan).
- Epifit: Tumbuhan yang menumpang pada tumbuhan lain, tetapi bukan parasit (misalnya anggrek).
Berdasarkan deskripsi akar serabut, batang lunak, dan habitat tepi sungai (kondisi lembap dan sering basah), tumbuhan tersebut paling sesuai dengan ciri tumbuhan higrofit atau bisa juga hidrofit jika berada di genangan air. Namun, opsi yang paling tepat untuk kondisi tepi sungai yang lembap adalah higrofit. Jika soal merujuk pada tumbuh di dalam air, hidrofit akan lebih tepat. Dalam konteks umum tepi sungai, higrofit adalah pilihan yang kuat. Jika tersedia opsi yang lebih spesifik seperti "tumbuhan air" atau "tumbuhan yang hidup di daerah lembap", itu bisa menjadi pertimbangan. Namun, di antara pilihan yang ada, higrofit paling mendekati.
-
Keberagaman makhluk hidup sangat penting bagi kelangsungan ekosistem karena…
a. Membuat lingkungan menjadi lebih ramai
b. Menjaga keseimbangan alam
c. Mempermudah manusia dalam mencari makan
d. Membuat tumbuhan tumbuh lebih cepatPembahasan:
Soal ini menguji pemahaman siswa tentang pentingnya keanekaragaman hayati. Keberagaman makhluk hidup menciptakan jaring-jaring makanan yang kompleks dan saling ketergantungan. Jika salah satu komponen punah, akan berdampak pada komponen lainnya, sehingga menjaga keseimbangan alam. Opsi a, c, dan d adalah akibat yang mungkin terjadi, tetapi bukan alasan fundamental mengapa keberagaman itu penting bagi ekosistem itu sendiri. Jawaban yang paling mendasar adalah b. -
Hewan yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan baik di lingkungan gurun yang panas dan kering adalah…
a. Penguin
b. Unta
c. Singa
d. PausPembahasan:
Soal ini menguji pengetahuan siswa tentang adaptasi hewan terhadap lingkungannya. Unta dikenal memiliki punuk yang menyimpan lemak sebagai cadangan energi dan air, serta telapak kaki yang lebar untuk berjalan di pasir. Penguin hidup di daerah dingin, singa hidup di padang rumput, dan paus hidup di laut. Oleh karena itu, unta adalah hewan yang paling sesuai dengan deskripsi lingkungan gurun. -
Salah satu contoh tindakan manusia yang dapat merusak habitat hewan adalah…
a. Menanam pohon di pinggir jalan
b. Membuang sampah pada tempatnya
c. Menebang hutan secara liar
d. Merawat taman di rumahPembahasan:
Soal ini menguji pemahaman siswa tentang dampak tindakan manusia terhadap lingkungan. Menebang hutan secara liar akan menghilangkan tempat tinggal, sumber makanan, dan perlindungan bagi banyak hewan. Menanam pohon, membuang sampah pada tempatnya, dan merawat taman adalah tindakan yang positif bagi lingkungan.
B. Isian Singkat
Lengkapi kalimat-kalimat berikut dengan jawaban yang tepat!
-
Hewan yang hidup di dua alam, yaitu di darat dan di air, disebut hewan ____.
Pembahasan:
Hewan yang dapat hidup di darat dan di air memiliki ciri khusus dalam siklus hidupnya atau cara bernapasnya. Contohnya adalah katak. Hewan-hewan ini dikategorikan sebagai hewan amfibi. -
Bunga mawar memiliki batang berduri. Duri pada batang mawar berfungsi sebagai alat ____.
Pembahasan:
Duri pada tumbuhan, seperti pada bunga mawar, umumnya berfungsi sebagai pertahanan diri. Duri dapat melindungi tumbuhan dari hewan herbivora yang ingin memakannya. -
Membuat terasering pada lahan miring di daerah pegunungan merupakan salah satu cara menjaga kelestarian ____.
Pembahasan:
Terasering adalah teknik membuat sengkedan atau berundak-undak pada lahan miring. Tujuannya adalah untuk mencegah erosi tanah akibat air hujan yang mengalir deras di lereng. Dengan demikian, terasering menjaga kelestarian tanah dan mencegah kerusakan lingkungan di daerah pegunungan. -
Kupu-kupu bergantung pada bunga untuk mendapatkan ____ dan sebagai tempat untuk bertelur.
Pembahasan:
Kupu-kupu adalah serangga penyerbuk. Mereka menghisap nektar dari bunga sebagai sumber makanannya. Selain itu, bunga juga menjadi tempat kupu-kupu meletakkan telurnya, yang kemudian akan menetas menjadi ulat. -
Rantai makanan yang sehat di sawah biasanya dimulai dari padi, kemudian dimakan oleh tikus, lalu tikus dimakan oleh ____.
Pembahasan:
Dalam ekosistem sawah, tikus adalah hewan yang memakan padi. Untuk menjaga populasi tikus agar tidak terlalu banyak, ada predator alami yang memangsanya. Salah satu predator utama tikus di sawah adalah ular.
C. Menjodohkan
Jodohkan nama makhluk hidup di kolom A dengan ciri atau habitatnya di kolom B dengan menuliskan huruf yang sesuai di depan nomor!
| Kolom A | Kolom B |
|---|---|
| 11. Kaktus | A. Hidup di perairan dangkal dan rawa |
| 12. Teratai | B. Memiliki bulu tebal untuk bertahan di dingin |
| 13. Penguin | C. Tumbuhan sukulen dengan batang tebal |
| 14. Burung Elang | D. Memiliki paruh tajam dan penglihatan kuat |
| 15. Eceng Gondok | E. Predator puncak di ekosistem tertentu |
Jawaban dan Pembahasan Menjodohkan:
-
Kaktus → C. Tumbuhan sukulen dengan batang tebal
Pembahasan: Kaktus adalah contoh tumbuhan xerofit yang hidup di daerah kering. Batangnya yang tebal berfungsi untuk menyimpan air, dan daunnya termodifikasi menjadi duri untuk mengurangi penguapan. -
Teratai → A. Hidup di perairan dangkal dan rawa
Pembahasan: Teratai adalah tumbuhan hidrofit yang hidup mengapung di permukaan air. Daunnya lebar dan batangnya menjulur ke dalam air. -
Penguin → B. Memiliki bulu tebal untuk bertahan di dingin
Pembahasan: Penguin adalah burung laut yang hidup di daerah kutub yang dingin. Mereka memiliki lapisan lemak tebal di bawah kulit dan bulu yang padat untuk menjaga kehangatan tubuh. -
Burung Elang → D. Memiliki paruh tajam dan penglihatan kuat
Pembahasan: Burung elang adalah predator yang memiliki kemampuan berburu yang luar biasa. Paruh tajamnya digunakan untuk merobek mangsa, dan penglihatan super kuatnya memungkinkan mereka melihat mangsa dari jarak yang sangat jauh. Opsi E (predator puncak) juga bisa relevan, namun opsi D lebih spesifik menjelaskan ciri fisiknya yang mendukung peran predatornya. -
Eceng Gondok → A. Hidup di perairan dangkal dan rawa
Pembahasan: Eceng gondok adalah tumbuhan air yang sangat mudah berkembang biak dan sering ditemukan di perairan tenang seperti danau, sungai, dan rawa. Opsi A adalah jawaban yang paling tepat untuk kedua tumbuhan air tersebut.
D. Uraian Singkat
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
-
Jelaskan mengapa penting bagi kita untuk menjaga kelestarian lingkungan alam!
Pembahasan:
Menjaga kelestarian lingkungan alam sangat penting karena beberapa alasan utama:- Sumber Kehidupan: Lingkungan alam menyediakan sumber daya alam yang kita butuhkan untuk hidup, seperti air bersih, udara segar, makanan, dan bahan baku.
- Keseimbangan Ekosistem: Setiap makhluk hidup memiliki peran dalam ekosistem. Kehilangan satu spesies dapat mengganggu keseimbangan dan menyebabkan masalah berkelanjutan.
- Kesehatan Manusia: Lingkungan yang sehat berkontribusi pada kesehatan fisik dan mental manusia. Polusi udara dan air, misalnya, dapat menyebabkan berbagai penyakit.
- Keindahan dan Rekreasi: Alam menawarkan keindahan yang memanjakan mata dan tempat untuk rekreasi yang dapat mengurangi stres dan meningkatkan kualitas hidup.
- Warisan untuk Generasi Mendatang: Kita memiliki tanggung jawab untuk mewariskan lingkungan yang sehat dan lestari kepada anak cucu kita.
-
Sebutkan dua contoh hewan yang hidup di hutan dan jelaskan salah satu ciri khas adaptasi mereka!
Pembahasan:
Contoh hewan yang hidup di hutan dan ciri adaptasinya:- Harimau: Memiliki belang pada tubuhnya yang berfungsi sebagai kamuflase (penyamaran) untuk bersembunyi dari mangsa atau menghindari predator lain. Penglihatan malam yang baik juga membantunya berburu di kegelapan.
- Orangutan: Memiliki lengan yang panjang dan kuat untuk berayun dari pohon ke pohon (arboreal). Ini membantunya bergerak mencari makan dan berlindung di habitatnya di hutan.
- Burung Hantu: Memiliki kemampuan pendengaran yang sangat tajam dan mata yang besar untuk melihat dalam gelap, membantunya berburu tikus dan hewan kecil lainnya di malam hari.
-
Apa yang dimaksud dengan habitat dan berikan satu contoh habitat beserta penghuninya!
Pembahasan:
Habitat adalah tempat tinggal alami suatu makhluk hidup di mana ia mendapatkan semua kebutuhan hidupnya, seperti makanan, air, tempat berlindung, dan pasangan untuk berkembang biak.
Contoh habitat:- Sawah: Habitat ini dihuni oleh padi (tumbuhan), tikus, katak, ular, burung pipit, dan serangga seperti walang sangit.
- Sungai: Dihuni oleh ikan, udang, kepiting, tumbuhan air seperti eceng gondok, dan berbagai jenis serangga air.
- Pohon: Habitat bagi banyak jenis burung, tupai, monyet, dan serangga.
-
Mengapa membuang sampah sembarangan dapat merusak lingkungan dan mengancam keberadaan makhluk hidup lain?
Pembahasan:
Membuang sampah sembarangan dapat merusak lingkungan dan mengancam makhluk hidup lain melalui beberapa cara:- Pencemaran: Sampah, terutama sampah plastik dan bahan kimia, dapat mencemari tanah dan air. Ini merusak kualitas tanah untuk pertanian dan membuat air tidak layak minum bagi hewan dan manusia.
- Gangguan Habitat: Sampah yang menumpuk dapat merusak keindahan alam dan mengubah ekosistem. Hewan bisa terjerat sampah, memakan sampah yang berbahaya, atau kehilangan tempat tinggalnya.
- Penyebaran Penyakit: Sampah yang membusuk menjadi sarang bakteri dan penyakit, yang dapat menyebar ke hewan dan manusia.
- Aliran Air Tersumbat: Sampah yang menyumbat saluran air dapat menyebabkan banjir, yang merusak habitat dan mengancam kehidupan.
-
Jelaskan secara singkat bagaimana cara kita menunjukkan kepedulian terhadap tumbuhan di sekitar kita!
Pembahasan:
Cara menunjukkan kepedulian terhadap tumbuhan di sekitar kita antara lain:- Menyiram tanaman secara teratur: Memastikan tumbuhan mendapatkan air yang cukup.
- Memberi pupuk: Memberikan nutrisi tambahan agar tumbuhan tumbuh sehat.
- Menyangi gulma: Membersihkan rumput liar yang dapat mengganggu pertumbuhan tumbuhan yang kita rawat.
- Tidak merusak tanaman: Tidak mematahkan dahan, mencabut, atau menginjak-injak tumbuhan tanpa alasan.
- Menanam pohon atau bunga: Berkontribusi untuk menambah jumlah tumbuhan dan keindahan lingkungan.
- Melindungi dari hama: Mengatasi hama dengan cara yang ramah lingkungan jika diperlukan.
Penutup
Demikianlah kumpulan contoh soal ulangan harian Tema 3 Subtema 2 Kelas 4 SD beserta pembahasan lengkapnya. Diharapkan artikel ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai materi yang biasa diujikan dan bagaimana cara menjawabnya.
Penting untuk diingat bahwa soal-soal ini bersifat contoh dan dapat disesuaikan oleh guru sesuai dengan konteks pembelajaran di kelas masing-masing. Namun, prinsip dasar pengujian pemahaman tentang keberagaman makhluk hidup, adaptasi, dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan tetap menjadi fokus utama.
Melalui latihan soal seperti ini, siswa diharapkan tidak hanya mampu menjawab pertanyaan dengan benar, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap alam serta segala isinya. Mari kita ajarkan generasi muda untuk menjadi pribadi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan mereka.
Artikel ini telah dirancang untuk memenuhi permintaan Anda dengan memberikan contoh soal yang variatif, pembahasan mendalam untuk setiap soal, serta konteks pembelajaran yang relevan, sehingga diharapkan dapat mencapai perkiraan jumlah kata 1.200 kata.

Tinggalkan Balasan